top of page

Pilihan Ganda

  1. Diberikan beberapa cara pembuatan koloid berikut.

(1) busur Bredig

(2) mekanik

(3) peptisasi

(4) reaksi hidrolisis

(5) reaksi dekomposisi rangkap

Pembuatan koloid secara dispersi adalah…..

A. (1), (2), (3)

B. (1), (2), (5)

C. (1), (3), (5)

D. (2), (3), (4)

E. (2), (3), (5)

Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan:

Koloid dapat dibuat dengan dua cara, yaitu cara dispersi dan cara kondensasi.

Cara dispersi adalah pembuatan koloid dari partikel yang lebih kasar (suspensi) daripada koloid. Contoh: dispersi mekanik, busur Bredig, dan peptisasi. Sedangkan cara kondensasi adalah pembuatan koloid dengan mengubah partikel-partikel larutan sejati yang berupa ion atau molekul menjadi partikel koloid. Contoh: reaksi hidrolisis, reaksi dekomposisi rangkap, pembuatan sol AgCl dengan cara mencampur larutan AgNO3 dengan larutan HCl atau NaCl.

​

​

2. Cara pembuatan koloid molekul-molekul atau ion-ion menjadi partikel-partikel koloid disebut ….

A. Cara kondensasi

B. Cara dispersi

C. Cara suspensi

D. Cara koagulasi

E. Cara hidrolisis

Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan:

Cara kondensasi merupakan cara untuk membentuk koloid melalui proses penggumpalan partikel larutan agar menjadi partikel koloid.

 

 

3. Diantara zat- zat berikut ini yang tidak dapat  membentuk  koloid   liofil jika di despersikan ke dalam  air adalah …

A. Kanji

B. Belerang

C. Gelatin

D. Sabun

E. Agar – agar

Kunci Jawaban: B

​

Pembahasan :

Koloid liofil merupakan  suatu  sistem dimana  zat  terdispersinya mempunyai  daya tarik terhadap medium  pendespersinya. Sebaliknya, koloid  liofob suatu  sistem dimana zat  terdispersinya  mempunyai daya tarik yang  kecil  terhadap  medium  pendespersinya. Jika  medium dispersinya  adalah  air, maka  kedua jenis  ini disebut  koloid  hidrofil dan koloid  hidrofob.

Contoh  koloid  hidrofil : protein, sabun, detergen, agar – agar, kanji, dan gelatin.

Contoh koloid hidrofob : susu, mayones, sol belerang, sol Fe(OH)3, sol- sol sulfide, dan sol-sol logam.

 

4. Koagulasi koloid dapat terjadi jika :

1) Koloid dipanaskan
2) Mencampurkan dua macam koloid
3) Ditambahkan zat elektrolit
4) Partikel koloid didialisis
Pernyataan yang benar adalah nomor ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. Semua benar

Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan :

Proses koagulasi (penggumpalan koloid) dapat terjadi jika :
1. Adanya pengaruh pemanasan/pendinginan
2. Penambahan elektrolit
3. Pencampuran koloid yang berbeda muatan
4. Elektrolisis
5. Pembusukan

​

​

5. Koloid berbeda dengan suspensi dalam hal berikut ini.

1. Ukuran partikel
2. Homogenitas sistem
3. Kestabilan sistem
4. Gerak partikel
Pernyataan yang benar adalah ….
A. 1, 2, 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. Semua benar
Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan :

. Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).

. Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.

. Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

​

​

6. Sistem koloid yang dibentuk dengan mendispersikan partikel zat padat ke dalam zat cair disebut ….

A. Gel
B. Buih
C. Emulsi
D. Sol
E. Aerosol
Kunci Jawaban: D

​

Pembahasan :
Sol merupakan sistem koloid dengan medium terdispersi padat dan medium pendispersi cair. Contoh : tinta, kanji dan cat.

 

​

​

7. Pembuatan sol Fe(OH)2 dilakukan dengan cara ….

A. Mekanik
B. Peptisasi
C. Dekomposisi rangkap
D. Hidrolisis
E. Reaksi redoks

Kunci Jawaban: D

​

Pembahasan :
Sol Fe(OH)3 dibuat dari senyawa FeCl3 yang direaksikan dengan air (hidrolisis).

​
 

8. Minyak kelapa dan air tidak dapat bercampur dan terjadi dua lapisan yang tidak saling melarutkan. Emulsi akan terjadi bila campuran dikocok dan ditambah dengan ….

A. Air panas
B. Es
C. Air sabun
D. Minyak tanah
E. Larutan garam
Kunci Jawaban: D

​

Pembahasan :
Sabun mempunyai bagian kepala yang polar dan bersifat hidrofil dan bagian ekor (hidrokalor) yang nonpolar dan bersifat hidrofob. Minyak akan terikat oleh bagian ekor yang bersifat hidrofob, sedangkan bagian kepala (hidrofil) menghadap bagian air sehingga terbentuk emulsi.

 

 

9. Pemberian tawas pada air yang diolah untuk air minum berguna untuk ….

A. Menjernihkan air
B. Menghilangkan bau air
C. Mencegah pencermaran
D. Memmatikan bakteri yang berbahaya
E. Mencegah pengendapan dan pengenceran dalam air
Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan :
Dalam air yang kotor tawas akan mengkoagulasi pengatur, sehingga air menjadi jernih.

​

​

10. Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan ….

A. Elektrolisis
B. Elektroforesis
C. Dialisis
D. Dekalisis
E. Presipitasi

Kunci Jawaban: A

​

Pembahasan :
Pada proses dialisis sistem koloid dimasukkan dalam kantong semipermeabel yang dapat melewatkan pengganggu, sementara partikel koloid tetap dalam kantong.

​
 

​

Essai

​

1. Jelaskan sifat-sifat koloid berikut!

a. Adorpsi
b. Efek Tyndall

Pembahasan :
a. Adsorpsi : sifat koloid yang dapat menyerap molekul atau ion lain.
b. Efek Tyndall : sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

​

2. Bagaimana proses sabun atau detergen dalam membersihkan kotoran?

Pembahasan :
Molekul sabun (detergen) mempunyai gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor yang bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air. Bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

​

3. Apa fungsi koloid pelindung? Berikan contohnya!

Pembahasan :

Koloid pelindung berfungsi sebagai pelindung muatan koloid tersebut sehingga partikel koloid tidak menggumpal atau terpisah dari mediumnya. Contoh :

. Lesitin adalah koloid pelindung yang menstabilkan butiran-butiran halus air di dalam margarine.

. Gelatin adalah koloid pelindung untuk memecah terbentuknya Kristal es dalam es krim.

. Kasein dalam susu mampu melindungi lemak atau minyak dalam medium cair.

 

4. Sebutkan kegiatan industri yang memanfaatkan sistem adsorpsi?

Pembahasan :

Industri logam, industri air minum, dan industri gula pasir.

​

5. Bagaimana penerapan sistem koloid dalam proses pemutihan gula?

Pembahasan :

Dengan cara adsorpsi, yaitu proses penyerapan suatu partikel zat, baik berupa ion, atom, maupun molekul pada permukaan zat tersebut sehingga koloid akan memiliki muatan listrik.

​

6. Sebutkan contoh sistem dispersi yang tergolong emulsi!

Pembahasan :

Yang tergolong emulsi adalah santan, susu, es krim, lotion, mayonaise, keju, mentega, mutiara, dan sus.

​

7. Sebutkan contoh reaksi penggantian pelarut pada cara kondensasi!

Pembahasan :

Pembuatan koloid jenis ini dapat dilihat pada pembuatan gel kalsium asetat di mana larutan kalsium asetat harus ditambahkan alkohol 96% agar terbentuk gel kalsium asetat.

​

8. Mengapa jika susu didiamkan beberapa lama, namun tidak terbentuk endapan?

Pembahasan :

Karena adanya gerak terus-menerus secara acak yang dilakukan oleh partikel-partikel koloid dalam susu. Hal ini merupakan salah satu contoh dalam gerak Brown.

​

9. Sebutkan contoh elektroforesis dalam kehidupan sehari-hari!

Pembahasan :

Pada industri mobil, saat proses pengecatan badan mobil dialiri cairan bermuatan yang berlawanan sehingga cat dapat menempel dengan sempurna.

bottom of page